Kabupaten Tapanuli Tengah I PA.Pandan

Mediasi adalah upaya penyelesaian konflik dengan melibatkan pihak ketiga yang netral, yang tidak memiliki kewenangan mengambil keputusan yang membantu pihak-pihak yang bersengketa mencapai penyelesaian (solusi) yang diterima oleh kedua belah pihak.

Di tahun 2019 Penyelesaian perkara melalui jalur mediasi terbilang cukup baik dan maksimal sehingga perkara yang diproses melalui jalur mediasi berakhir dengan damai diantara kedua belah pihak yang berperkara, kali ini perkara yang di tangani oleh Sang Mediator Pengadilan Agama Pandan, Perkara Cerai Gugat dengan nomor: 57/Pdt.G/2019/PA.Pdn yang telah diregistrasi pada tanggal 27 Februari 2019 dapat diselesaikan secara damai melalui proses jalur mediasi oleh Hakim Mediator dari Pengadilan Agama Pandan Drs. Irmantasir, M.HI (KPA)

Mediasi diwajibkan pada hari sidang pertama yang dihadiri para pihak (pasal 11 ayat (1) PERMA No. 1 Tahun 2008).  Hal pokok inilah yang menjadi perhatian dan prioritas di Pengadilan Agama Pandan, karena dengan berhasilnya suatu Mediasi berarti kedua belah pihak tidak ada yang merasa dikalahkan namun keduanya sebagai pemenang. Dengan niat yang ikhlas dan usaha yang sungguh-sunguh dalam memimpin Mediasi, akhirnya Mediator dapat mendamaikan para pihak yang berperkara.

Perkara Cerai Gugat yang diajukan oleh Hasmuni Tanjung binti Mhd. Thaha Tanjung terhadap Sutrisno bin Suja, Perkara tersebut diproses terlebih dahulu melalui jalur Mediasi meskipun Mediasi berjalan cukup alot namun Mediasi tersebut berhasil dengan damai diantara kedua belah pihak oleh Hakim Mediator Pengadilan Agama Pandan.

#Musafer.!!

  • 969-s-rafiuddin.jpg
  • 970-s-abdul-mannan-hasyim.jpg
  • 971-s-ahsin-abdul-hamid.jpg
  • Banner-Selamat.jpg
  • duka-cita.jpg