alisa3

Pandan | pa-pandan.go.id (23 Februari 2021)

Senin, 22 Februari 2021 para Koordinator Area Pembangunan Zona Integritas Pengadilan Agama Pandan melakukan Bimbingan dan Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama MARI pukul 08.30 s.d 12.00 WIB dan 13.00 s.d. 16.30 WIB demi mewujudkan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di Lingkungan Peradilan Agama.

 alisa4

Adapun pengarahan yang disampaikan oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama, yaitu:

1. melakukan monitoring dan evaluasi (MONEV) bagi yang gagal pada pembangunan Zona Integritas pada Tahun lalu;

2. memahami aturan2 terkait Pembangunan ZI, Keppres, Permenpan, SKMARI dll;

3. meningkatkan kualitas interview (eksternal maupun internal);

4. meningkatkan Manajemen media karena sangat berperan penting dalam mendukung pembangunan ZI;

5. lebih meningkatkan Informasi layanan dan inovasi yang bermanfaat kepada pencari keadilan dan pengguna jasa layanan peradilan;

6. dengan adanya pembangunan ZI, masyarakat (Penggugat maupun Tergugat) akan merasa terlindungi dengan baik.

WhatsApp Image 2021 02 22 at 09.17.04 1

WhatsApp Image 2021 02 22 at 09.17.02

Adapun Notula dalam PEMBINAAN BAWAS MARI UNTUK PEMBANGUNAN ZI adalah sebagai berikut:

- TPI akan dilakukan pada awal Maret 2021 oleh Bawas MARI;

- Hasil monitoring dan evaluasi (MONEV) BAWAS dari beberapa proses, termasuk 6 zona area pembangunan survei, dan desk evaluasi masih banyak terdapat temuan atas kegagalan memperoleh predikat WBK;

- Harus ada self assesment/evaluasi mandiri yg disupervisi ditingkat banding (layak/siap untuk diusulkan);

- Pada tahun 2020, yg diusulkan Bawas 548 satker, PA 265 satker, lulus TPI 254, lulus survei 250, 137 presentasi desk evaluasi, 50 memperoleh WBK, 28 diusul WBBM 2 satker yg memperoleh predikat;

- Formalitas dan kualitas dokumen dan pelaksanaan harus balance;

- LKE/dokumen harus selaras antara rencana, yang telah dilakukan, serta pencapaian;

- Kriteria standard per-area harus terpenuhi karena harus sesuai dengan sistem yang diatur PERMENPANRB, yaitu 80 poin untuk WBK dan 85 poin untuk WBBM melalui pengukuran indikator;

- Rencana, target, proses dan hasil harus rigid dan deadline, sehingga perlu diatur dan dibangun sistemnya, juga harus ada monev secara berkala;

- Penyederhanaan proses tanpa melanggar hukum acara, tata kelola yang efektif dan efisien;

- Pengelolaan SDM, perencanaan, pengembangan kompetensi pegawai, kebutuhan kompetensi seluruh pegawai, Hakim, ASN dan pramubhakti (security, PTSP dll). Basis pelayanan meliputi layanan stakeholder/eksternal dan layanan internal;

- Aparatur harus merubah mindset, dari konsep kewenangan/hak menjadi pelayanan dengan keikhlasan dan keramahtamahan;

- Mekanisme dan sistem harus diperbaharui, contoh: melalui senyum tetapi juga harus berbanding lurus dengan pelayanan untuk memenuhi ekspektasi masyarakat atas kebutuhan pelanggan dalam menggunakan jasa layanan peradilan;

- Inovasi adalah salah satu poin concern diskusi TPN dalam desk evaluasi;

- Diharapkan inovasi demi kebutuhan masyarakat dilingkungan satker;

- Pemetaan resiko atas permasalahan dalam penyelesaian kebutuhan sesuai karakteristik masyarakat (proyek perubahan, kegiatan role model harus balance dengan inovasi);

- Komponen hasil dan survei eksternal harus dilakukan oleh pihak eksternal, dan nilai komponen hasil harus standard 3,6 (90%);

- IPK dn IKM, survei oleh BAWAS apabila tidak memungkinkan maka dapat dilakukan oleh satker secara online, survei mandiri responden atau mekanisme evaluasi secara manual melalui tanggapan yg dilakukan oleh KEMENPANRB;

- Banyak satker kekurangan dalam mengumpulkan responden sebesar 100 atau minimal 30 responden. (LAK)

 

 

  • 934duka_pta.jpg
  • 935duka_pa_medan.jpg
  • 936ucapan_salamat_nst.jpg
  • 937ucapan_encep.jpg
  • 938Selamat_Erpi.jpg
  • 939Ucapan_Duka_PP.jpg
  • 943-habibuddin.jpg
  • 944-paet-hasibuan.jpg
  • 945-muslim.jpg
  • 946-habib-rasyidi.jpg
  • 948-syarkawi.jpg
  • 949-eldi-harponi.jpg
  • 951-muslih.jpg
  • 952-rizal.jpg
  • 955-s-rosmawardani.jpg
  • 969-s-rafiuddin.jpg
  • 970-s-abdul-mannan-hasyim.jpg
  • Belasungkawa-Ahsin-Abdul-Hamid.jpg
  • Belasungkawa-Pahlawan-harahap.jpg
  • ucapan-duka-1.jpg